Indonesia merupakan salah satu negara dengan produsen arang briket, karbon, serta karbon hitam yang banyak di ekspor ke berbagai belahan dunia meliputi Eropa, Timur Tengah, Amerika Serita dan Afrika. Dalam beberapa tahun terakhir, batubara ini telah menyebar ke seluruh dunia. Cara ekspor arang briket dipahami oleh mereka yang menjadi distributor dari bahan terbarukan ini.
Arang Briket merupakan salah satu energi yang terbarukan dan menjadi bahan bakar alternatif yang berbentuk arang. Briket menjadi sumber energi biomassa yang berasal dari fosil dan digunakan sebagai pengganti energi minyak bumi. Arang briket banyak dibentuk dari tumbuhan atau tanaman, salah satunya yang terkenal yaitu briket arang batok kelapa.
Produk briket arang sangat dihargai dalam skala global. Bahan energi ini biasanya digunakan untuk memanggang barang-barang kuliner, melayani kebutuhan spa, dan di beberapa negara juga digunakan untuk pipa rokok shisha. Barang yang dibuat di daerah Kendal Jawa Tengah ini menjadi salah satu produk UMKM Indonesia yang terkenal di dunia internasional.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara ekspor arang briket, berikut beberapa jenis arang briket yang umum digunakan, yaitu:
Jenis briket ini terbuat dari arang, arang batok kelapa, atau abu sisa arang setelah diayak, atau keduanya. ini memiliki ukuran besar dan bentuk bantal, bantalan, heksagonal, kotak dan kubus.
Arang ini seluruhnya terbuat dari batok kelapa dan tersedia dalam bentuk kubus, persegi, segi enam, jari, dan koin.
Jenis briket selanjutnya ini terbuat dari serbuk gergaji kayu keras atau campuran kayu keras dan kayu lunak berbentuk heksagonal atau persegi panjang. Grade A, B, C dan D biasanya diidentifikasi berdasarkan ukuran, bentuk dan jumlah retakan.
Briket jenis ini sangat langka karena penggunaan arang sudah tidak layak lagi karena adanya limbah berbahaya beracun seperti C3. Model briket ini terbuat dari batu bara dan lebih murah daripada jenis briket lainnya.
Cara ekspor arang briket menjadi pemahaman yang wajib dimengerti oleh produsen ataupun distributor. Berikut beberapa cara yang membantu penjualan energi ini mencapai ranah luar negeri, yaitu:
Cara ekspor arang briket yang pertama yaitu dengan menentukan jenis briket arang yang akan dijual di pasar luar negeri. Tentukan jenis briket yang memang sesuai dengan permintaan pasar.
Selanjutnya, cara ekspor arang briket juga harus mengutamakan sistem marketing yang tepat, sehingga orang lain dapat mengidentifikasi produk Anda. Maka, Anda perlu mengiklankannya dengan menerapkan beberapa strategi berikut, yaitu:
Guna meningkatkan penjualan briket, gunakan saluran media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lainnya untuk menjual produk Anda. Anda juga dapat membuat situs web sendiri dan menjual barang-barang Anda.
Anda bisa meminta bantuan pemasaran produk kepada pemerintah. Mereka terkadang menawarkan kursus untuk membimbing eksportir komoditas tertentu. Jika diperlukan, Anda juga dapat mengikuti program mereka.
Mengikuti acara pameran dagang atau industri ekspor impor komoditas bisa menjadi peluang yang bagus. Anda dapat mengikuti berbagai pameran ekspor-impor baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Cara ekspor arang briket berikutnya yaitu dengan memperhatikan kriteria produk agar tepat sasaran. Produk Anda akan diekspor ke negara tujuan, yang dimana pastinya negara tersebut memiliki standar tersendiri untuk memastikan briket layak digunakan.
Kegiatan mengekspor barang harus memenuhi persyaratan khusus yang sudah diterapkan oleh pihak berwenang, seperti:
Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mendapatkan identitas kepabeanan dan mendaftarkan perusahaan Anda sebagai PT atau CV.
Sebagai bagian dari persyaratan ekspor, cara ekspor arang briket yang benar harus memenuhi setiap dokumen yang dibutuhkan. Anda perlu menyerahkan sejumlah dokumen termasuk Packing List, Landing Bill/Transport Card, Certificate of Origin, Certificate of Analysis, Phytosanitary Certificate.